Hangout bareng Komunitas Blogger “Malang Citizen” di Warung Khas Batu.

             Jumat (11/11/2016), Salah satu hari yang penuh dengan keceriaan, selain ada efek tanggal cantik..hehehhe.. (# just moment). Hari yang cukup dingin di kota batu (walau setiap malam terasah dingin sih). Ditemeni dengan rintik hujan yang sedari sore mengguyur kota penghasil buah apel ini, tak terlupa dengan suguhan lampu temaram nan indah dari deretan rumah di bukit-bukit kota batu.

img-20161112-wa0010

Hari ini adalah rangkaian dari 3 hari kegiatan dengan para blogger yakni acara BCA, Kopdar Komunitas Blogger Malang “Malang Citizen”, review Waung Khas Batu, dan review di Eren homestay. Terlebih hari-hari tersebut dibuat sebagai wadah anggota “malang Citizen” sebagai ajang silahturahmi dan menyusun ke angotaan Komunitas. Adapun teman-teman komunitas Malang Citizen yang hadir adalah mbak anisa, faqih, mbak ivon, mas endrita, mas ihwan , Mbak Eren, Mas Richo, Mbak Sri, Mas Misbach, Pak Assaifi, Sandi, Mas Slamet. Kami pun mulai bercengkrama dengan ditemani dengan kehangatan suasana Warung khas batu.

            Baca juga : keseruan rafting di kota batu

Sebelum ke pembahasan tentang Komunitas malang Citizen, alangkah bagusnya kita review dulu tentang Warung Khas Batu. Warung ini berada di lokasi yang strategis (jalan Sultan Agung No.29 Sisir, Batu), yaitu dekat dengan tempat wisata Museum Angkut, dan Jatimpark. Kemudian warung menghadap ke kaki Gunung Arjuno, membuatnya berikan kesan romantis di waktu malam. Ruangannya pun cukup luas, buat makan sendiri atau bareng-bareng seperti saya dan teman-teman.

Selain lokasi yang strategis, Warung Khas batu dilengkapi dengan villa, mushola dan halaman parkir yang cukup luas. Warung ini menyajikan aneka menu nusantara, pizza, dan berbagai menu khas. Begitu juga minumannya, ada aneka minuman hangat atau dingin seperti susu jahe dan punch orange. Adapun makanan yang menjadi ciri khas warung ini adalah nasi goreng dengan berbagai pilihan jenis serta sate kelici.

[masterslider id=”7″]

Nah  kali ini saya bekesempatan menikmati nasi goreng babat dan ini beberapa menu yang ada

Di selah menikmati hidangan yang mengugah selera. Kami berkesampatan berbincang sebentar dengan Pak Asep selaku Manager. Beliau sangat ramah dan santun sehingga tamu betah saat berkunjung kesana. Terlebih beliau menjelaskan berbagai hal tentang restaurant tersebut, mungkin ini adalah poin lebih di banding restaurant lain, yaitu Warung khas batu mengedepankan keamanan dan kualitas bahan, dimana setiap bahan diperoleh dari tempat terbaik dan diproses dengan cara yang terbaik.

           Bagaimana dari segi harga menu-menu disana ?

          Nahh…ini poin plus-nya. Semua menu yang ditawarkan di warung ini harganya standard dan terjangkau. Jadi sangat recommend untuk tempat berkumpul kita kita .

Berlanjut ke acara kopdar. Memulai perbincangan yang dibuka oleh mbak anisa, kita mengambil tema tentang SEO dan food photography.

Food photography

Kalau Anda suka dunia kuliner, punya bisnis kuliner atau suka menulis kuliner, teknik memotret makanan sebaiknya harus dimiliki. Adapun saran dari mbak ivon ketika mengambil gambar, kita harus memperhatikan pencahaya objek tersebut. Usahakan ketika kita memotret jangan menggunakan mode flsh, karena tekstur makanan akan terlihat flat dan tidak menggairahkan.

[masterslider id=”8″]

Menggairahkan disini adalah hasil gambar bisa membuat yang melihatnya akan tertarik hingga dia merasakan sesaat nikmati makanan Tersebut.

Adapun saran berikutnya, kita bisa menggunkan flash ketika cahaya ruangannya redup, serta sudah memperhatikan posisi memotretnya.

Dari perbincangan singkat ini, saya belajar kekuatan suatu hasil foto. Bagaimana saat kita memotret bukan hanya asal jepret, tapi juga memasukkan kekuatan dan sisi gairah didalamnya.

Sama hal yang dikatakan Mas Misbah, seorang pecinta foto makro, mengatakan, jika pencahayaan dalam sebuah foto sangat penting.

Kemudian Mas Misbah memberi saran tambahan, jika kita bisa menggunakan smartphone yang kita miliki untuk memotret makanan. Adapun yang perlu diperhatikan  yakni belajar pengaturan fokus dengan memperhatikan  garis bantu yang membuat kita mudah untuk menghasilkan foto yang fokus dan menarik. Garis tersebut disebut POI (Point of Interest).

baca juga : bermain sambil berperang dengan paint ball 

Belajar SEO blog

Materi kedua disampaikan oleh Pak Assaifi dengan tema SEO. Pada pembukaan, beliau mengatakan,ketika seorang blogger dengan konten-kontennya yang bagus bagus, akan memiliki kekurangan bila SEO-nya masih kurang.

Dimana, beliau memberi pemahaman konten bagus itu harus, karena dia inti dari sebuah web. Sedangkan SEO itu penting, karena ia adalah cara untuk sampai ke pembaca.

img-20161111-wa0020

Dari Pemaparan beliau, kita bisa menarik kesimpulan.

  1. Penggunaan kata kunci blog sebaiknya ada di judul, url, gambar, paragraf pertama, dan paragraf selanjutnya.
  2. Di paragraf awal ada link keluar dari website terpercaya dengan peringkat bagus.
  3. Terdapat link ke artikel kita lainnya
  4. Jangan lupa share tulisan ke sosial media yang kita miliki
  5. Menulis harus diniatkan untuk pembaca, jadi tata kata nya harus baik.
  6. Maanfaatkan berbagai plugin untuk memaksimalkan kinerja blog

Kesimpulannya , masih banyak hal tentang SEO yang saya harus pelajari. Walau begitu kita harus tetap menulis dengan baik, jangan karena berpatokan ke pengaturan SEO saja, sehingga menurunkan kualitas artikel.

Akhirnya setelah puas bersantap dan berbincang. Kami pamit untuk kembali ke rumah masing-masing, sementara sebagian lainnya melanjutkan ke materi SEO di tempat mba Eren (Homestay Eren). Kopdar pasti semakin seru dan banyak ilmu yang di dapat. Ditunggu

Salam hangat saya untuk Komunitas blogger malang citizen

more info perihal warung khas batu

Warung Khas Batu
Alamat: Jl. Sultan Agung No.29, Sisir, Batu, Jawa Timur
Telpon: +62 341 592955
SMS/Whatsapp: +62 85707 5858 99
Site: www.thebatuvillas.com/warungkhasbatu
Instagram @warungkhasbatu
Twitter: @warungkhasbatu
Facebook: https://www.facebook.com/warungkhasbatu

5 thoughts on “Hangout bareng Komunitas Blogger “Malang Citizen” di Warung Khas Batu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *